Monitoring dan Evaluasi Internal

monitoring and evaluationMonitoring dan Evaluasi Internal (monevin) merupakan kegiatan untuk menjamin mutu kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di Universitas Klabat (UNKLAB).

Monevin membantu unit-unit pelaksana program dalam mengukur tingkat pencapaian tujuan. Unit Monevin merupakan mitra bagi unit pelaksana kegiatan dalam memberikan masukan pada tahap evaluasi program/kegiatan.

Monevin dilakukan mulai pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan akhir kegiatan. Pada saat ini monevin dilakukan dimulai dari kegiatan yang dilaksanakan oleh program studi sampai pada unit-unit pendukung.

Dalam pelaksanaan tugasnya, LPMI bekerja dengan berbagai strategi. Salah satunya adalah monitoring dan evaluasi yang dilakukan dengan menggunakan intrumen Evaluasi Mutu Internal (EMI) untuk Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan (LPTK) dan non LPTK. Dengan adanya instrumen yang telah dibuat dapat membantu setiap unit untuk dapat meningkatkan mutu yang lebih terarah dan terukur.

Melalui wbsite http://lpmi.unklab.ac.id/, kelengkapan administratif monitoring dan evaluasi serta hal-hal yang terkait dengan monevin dapat dilihat dan diunduh (download). Proses unggah (upload) secara online/elektronis pada saat ini dilakukan oleh LPMI. Komunikasi dapat dilakukan melalui alamat e-mail: lpmi@unklab.ac.id


Fungsi Monevin
Fungsi Monevin meliputi tiga hal yaitu Audit, Asesmen dan Evaluasi dengan jabaran sebagai berikut:

  1. Audit, mengkaji kecukupan dan kepatuhan terhadap persyaratan berdasarkan standar/spesifikasi/kualifikasi output sesuai dengan yang dituliskan pada manual, SOP, Form checklist dan sistem yang diinginkan/diharuskan. Audit dilakukan pada saat tengah dan akhir periode.
  2. Asesmen, mengkaji apakah realisasi/implementasi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, mendeteksi secara dini terjadinya masalah, hambatan, penyimpangan terhadap proses yang berlangsung, menemu-kenali permasalahan yang terjadi berkaitan dengan proses dan ouput, mengirim pesan kepada pimpinan perguruan tinggi dan penanggung jawab kegiatan. Asesmen dilakukan secara rutin atau sejalan dengan proses dan program kegiatan yang dilakukan.
  3. Evaluasi, menilai dan menentukan apakah proses dan ouput yang dihasilkan sesuai dengan standar yang ditetapkan, bagus/tidak, benar/tidak, berguna/tidak, fungsional/tidak,efiesien/tidak,kompleks/tidak,tertib/tidak; Hasil audit dan asesmen dievaluasi, dijadikan bahan pengambilan keputusan, review manajemen dan tindak koreksi serta perbaikan mutu. Evaluasi dilakukan sebagai tindak lanjut hasil audit maupun asesmen atau tergantung kebutuhan apabila pemberi otoritas ingin mengetahui akuntabilitas aktivitas atau untuk memastikan tidak terjadinya pelanggaran/penyimpangan.

 

Alur Koordinasi

alur koordinasi